Re: SBY itu seorang PERAGU … sesuatu yg mudah diubahnya menjadi COMPLICATED



On Feb 10, 11:30 am, barisansoeka...@xxxxxxxxx wrote:
On Feb 10, 7:47 pm, orexas...@xxxxxxxxx wrote:

Hal perdebatan ttg penyebutan Cawapres (tanpa tanda >kutip) dan 'Cawapres'. Saya ingin menanggapi SBY dan >bung Andi Malarangeng, memang betul jika pendapat >yang menyatakan bahwa
CAWAPRES  ITU BELUM ADA KRN MENURUT UU >PEMILU SEBELUM PARTAI ATAU GABUNGAN >KOALISI PARTAI YANG HASIL PEMILU >LEGISLATIF MINIMAL 25 % MENGUSUNG NAMA >CAWAPRES DAN DITERIMA RESMI OLEH KPU >BARU BISA DI SEBUT CAWAPRES (TANPA TANDA >KUTIP).

Kelihatan sekali betapa Partai Demokrat sedang menghadapi DILEMA …
kondisi sekarang ini sulit sekali bagi elit partai untuk sekedar
menyebutkan nama cawapres saja.

Padahal PD sudah sering berkampanye mengenai keberhasilan pemerintahan
SBY. Tetapi ternyata pada kenyataannya Partai Demokrat ternyat TIDAK
CONFIDEN untuk menyebutkan siapa yg layak mendampingi SBY sebagai
cawapres.

SBY sebenarnya memang ragu apakah memang sudah melalukan sesuatu
sesuai dgn yg seharusnya. Karena selama menjabat sebagai presiden SBY
sering dilangkahi (upastaging) oleh wapresnya, sementara ada juga
mentri seperti Abu Rizal Bakrie yg tidak sepenuhnya bisa dikontrol,
pastilah dengan sendirinya SBY menjadi ragu akan hasil pencapaian dari
pemerintahannya.

Bagi seorang peragu APAPUN AKAN MENJADI TIDAK MENENTU. … bahkan
sesuatu yg mudah berubah menjadi COMPLICATED. Apakah pembaca forum sci
bisa memahami kata cawapres dalam tanda petik dan tidak pakai tanda
petik?

Ya, sudah.
Ganti saja SBY dengan presiden lain. Siapa saja boleh, asal bukan
Megawati, he he he .....

dg
.