Re: Kebenaran mewartakan dirinya, Serial FAKTA bukan Kelas Cerita .... 8







Volume 1, Book 4, Number 229:

Narrated 'Aisha:

I used to wash the traces of Janaba (semen) from the clothes of
the Prophet and he used to go for prayers while traces of water were
still on it (water spots were still visible).

Volume 1, Book 4, Number 230:

Narrated 'Aisha:

as above (229).

Volume 1, Book 4, Number 231:

Narrated Sulaiman bin Yasar:

I asked 'Aisha about the clothes soiled with semen. She replied,
"I used to wash it off the clothes of Allah's Apostle and he would go
for the prayer while water spots were still visible. "

Volume 1, Book 4, Number 232:

Narrated 'Amr bin Maimun:

I heard Sulaiman bin Yasar talking about the clothes soiled with
semen. He said that 'Aisha had said, "I used to wash it off the
clothes of Allah's Apostle and he would go for the prayers while water
spots were still visible on them.

Volume 1, Book 4, Number 233:

Narrated 'Aisha:

I used to wash the semen off the clothes of the Prophet and even
then I used to notice one or more spots on them.












OntranOntran <dokkter_cinttaa@xxxxxxxxxxx> wrote in news:cce9a024-
ab69-4ef3-9cf2-c9fe27b9a4ee@xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx :

QS 79: An-Naazi`aat.
Bismillâhirrahmaanirrahiim,
(1) Demi yang tercabut dahsyat,
(2) Dan yang tercabut lembut,
(3) Dan yang turun dengan cepat,
(4) Yang lalu berlomba saling menjauhi,
(5) Yang lalu mengatur urusan,
(6) Masa bergetarnya sesuatu yang bergetar,
(7) Yang diikuti oleh (masa) pengganti,
(8) (Yaitu) masa di saat hati berdebar.

Ayat-ayat awal QS An-Naazi`at memaparkan dinamika energi sepanjang
masa hidup semesta. Semesta diawali dengan energi yang tercabut
dahsyat dalam proses ledakan mahahebat yang membentuk seluruh
interaksi dan materi yang kemudian mengisi semesta. Akibat ledakan,
ruang semesta meluas, dan akibatnya energi menjadi lebih lembut.
Lemah, tapi tetap dinamis. Akibat perluasan, level energi dan suhu
semesta juga menurun dengan cepat sekali. Pada level energi yang
cukup, terciptalah konfigurasi energi dan materi yang selaras.

Semesta hasil ekspansi masih terus terekspansi, berlomba saling
menjauhi. Sementara itu, gaya-gaya peneguh yang merupakan interaksi
antar materi bekerja menarik dan mendorong materi-materi menyusun
membentuk semesta seperti yang kita ketahui ini.

Dan inilah kita, di semesta fana yang dinamis. Dinamika semesta itu
universal. Dari skala makro hingga skala mikro. Semesta disusun
hanya
oleh gerakan saja. Di skala makro, ruang semesta masih terus
berekspansi, galaksi bergerak cepat dalam superkluster, bintang-
bintang berpacu mengitari galaksi, planet-planet mengitari bintang,
dan satelit- satelit mengitari planet.

Di skala mikro, molekul-molekul bergerak selincah yang dimungkinkan.
Elektron mengitari inti atom dengan gerak yang tak tertangkap
pengamatan. Pada level lebih kecil, kita boleh heran memahami bahwa
materi sebenarnya hanya wujud lain dari energi yang bergetar
[perspektif Louis Victor de Broglie]. Dan pada level yang lebih
lebih
kecil lagi, ilmuwan-ilmuwan mulai menyusun teori bahwa seluruh
materi
dan energi [yang tidak ada bedanya itu], adalah bentuk-bentuk senar-
senar multidimensi [superstring] sangat kecil yang bergetar dan
terus
bergetar. Karakteristik getaran superstring itu lah yang menentukan
identitas penampakannya: apakah ia akan jadi materi atau energi, dan
sebagai materi atau energi apa.

Umur semesta fana adalah sepanjang masa bergetarnya unsur-unsur yang
bergetar itu, dalam perspektif mana pun kita memandang. Namun
kemudian
masuklah kita ke masa pengganti,

saat getaran-getaran dihentikan,

saat energi berhenti,

saat materi berhenti,

saat semesta berhenti,

dan saat hati manusia menjadi sangat takut.

Saat ini semuanya masih bergetar dinamis. Masih ada waktu bagi kita
untuk menjalankan tugas-tugas kita. Tidak masuk akal untuk berdiam
saat seluruh alam semesta bergerak memenuhi tugas yang dibebankan.
Masih ada waktu, waktu untuk memperbaiki segalanya, waktu untuk
menghadapi apa pun yang membuat kita takut saat semesta berhenti.



.



Relevant Pages