Re: Permohonan Bangun Masjid Ditolak Gara-Gara Protes Jamaat Gereja
- From: qw <qwisqw@xxxxxxxxxxxx>
- Date: Mon, 21 Jan 2008 10:28:37 -0800 (PST)
On 21 Jan, 18:04, semusimberl...@xxxxxxxxxxx wrote:
Otoritas pemerintah negara bagian Ohio, AS menolak permohonan warga
Muslim setempat untuk membangun masjid dan pusat kegiatan keluarga
Muslim, setelah aksi protes kelompok Kristen di kota itu yang tidak
setuju atas rencana pembangunan masjid tersebut. Padahal sebelumnya,
pemerintah kota Ohio, memberi "lampu hijau" bagi rencana itu.
Sejak warga Muslim yang diwakili Islamic Society of Greater Dayton
(ISGD) mengajukan permohonan tersebut, para jemaat gereja di Ohio
menggalang ajakan lewat telepon pada warga Greater Dayton untuk
menggelar aksi protes menentang permohononan warga Muslim itu.
Salah seorang pengunjuk rasa, Brooke Hick yang juga seorang pastur
mengaku ditelpon seorang jemaat Gereja Baptis di Kattering beberapa
hari yang lalu, yang mengajak dia bersama isterinya untuk ikut dalam
aksi unjuk rasa di depang kantor otoritas kota yang sedang
mempertimbangkan permohonan mendirikan masjid.
"Kita harus menghentikan rencana pembangunan masjid itu dan rencana
yang dilakukan orang-orang jahat itu, " kata Hick menirukan orang yang
menelponnya.
Pastur senior di Gereja Baptis Kettering, Dr. Barry Jude membantah
pihaknya telah menyuruh jemaatnya untuk melakukan kampanye lewat
telpon. Namun ia mengakui banyak poster-poster di gerejanya berisi
ajakan agar para jemaat menentang rencana pembangunan masjid.
"Yang paling utama dan yang terpenting bagi kami adalah mempromosikan
dan menyebarluaskan ajaran Kristen, " sambung Jude.
Lebih dari 300 orang berunjuk rasa, dan diduga aksi unjuk rasa itu
yang menyebabkan otoritas berwenang di kota itu menolak permohonan
ISGD untuk mmbangunan masjid dan pusat kegiatan warga Muslim.
Karen Dabdoub, anggota Council on American-Islamic Relations (CAIR) di
Cincinnati, menyatakan terkejut dengan keputusan pembataan itu, yang
menurut sangat kontradiktif dengan pernyataan awal otoritas setempat.
"Dalam pertemuan publik akhir Oktober kemarin, para pejabat setempat
menekankan bahwa permohonan itu persoalan gampang dan kelihatannya
mereka tidak ada masalah untuk menyetujui permohonan pembangunan
masjid tersebut, " ujar Dabdoub.
Ia menambahkan, keputusan otoritas berwenang menolak permohonan ISGD
hanya karena protes dari masyarakat, jelas-jelas menunjukkan adanya
prasangka buruk terhadap Islam, dengan memanfaatkan bahasa politis dan
hukum untuk menutup-nutupi tindakan diskriminasi.
"Sayangnya, hal semacam ini sudah biasa terjadi di negeri ini. Masalah
lalu lintas dan properti kerap dijadikan alasan, padahal yang ada
sesungguhnya adalah soal fanatisme agama, " sambung Dabdoub.
Jika masjid itu jadi dibangun, akan mengakomodasi sekitar 1. 000 warga
Muslim di kota itu dan pusat kegiatan keluarga muslim-nya bisa
melayani sekitar 400 orang.
wuaaahhhh..
saragih dan donie tereak2 ttg pembangunan gereja di indonesia..
ternyata para krestener maling tereak maling toh ??
saran sayanyah : nasehatin dulu gih temen2 krestener ente, baru protes
ttg pelarangan pembangunan gereja.. :-)
.
- References:
- Permohonan Bangun Masjid Ditolak Gara-Gara Protes Jamaat Gereja
- From: semusimberlalu
- Permohonan Bangun Masjid Ditolak Gara-Gara Protes Jamaat Gereja
- Prev by Date: Re: Mantu Diembat Juga (tega bener)
- Next by Date: Re: Igama Jesus: bersrah diri sama
- Previous by thread: Re: Permohonan Bangun Masjid Ditolak Gara-Gara Protes Jamaat Gereja
- Next by thread: Sebuah Pertanyaan dan Jawaban
- Index(es):